My Self

RSS

Berganti

Sadar atau tidak, waktu telah mengantarkan kita menuju gerbang pergantian tahun menuju tahun 2014 dan meninggalkan 2013 dibelakang sana. Perputaran waktu, siang ke malam, hari ke minggu dilanjutkan bulan menuju tahun, merupakan hal yang sudah fitrah bagi kehidupan kita. Dan yang pasti kita akan melewati hal tersebut. yang menjadi perhatian apa yang telah kita lakukan dalam mengisi waktu satu tahun kebelakang.

Pergantian tahun tidak hanya sekedar perubahan angka, perubahan kalender. Namun lebih dari sekedar itu. Bagaimana kita memknai pergantian tahun itu sendiri, yang jelas kita harusnya bersyukur karena masih diberika kesempatan untuk menyelesaikan apa yang seharusnya kita selesaikan. Karena tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya, apakah tahun ini menjadi tahun terkahir kita.

Jadi mari mulai tahun berikutnya dengan istrospeksi diri, apa yang menjadi nilai merah di tahun lalu, apa yang mesti diremedial, dilanjutin, dipertahankan, atau bahkan ditingkatkan.

Karena menurut saya life is never ending improvement, maka mari kita terus meningkatkan diri menjadi orang yang lebih baik lagi. Semangat untuk terus menjadi yang terbaik. :)

image

Semoga tahun depan jauh lebih baik dari tahun kemarin, mari kita mengejar pahala kebaiakn setiap hari..

 

Setiap apa yang kau putuskan, ada konsekuensi yang harus kau terima.Menyesal boleh, namun ada yang lebih penting dari sekedar menyesal. Cari dan lihatlah hikmah yang kau dapat dengan keputusan tersebut.

- (via fluktuantes)

Welcome brother. Nitip kakak ya, semoga menjadi keluarga teladan bagi yang lain, jadi keluarga sakinah mawaddah warahmah. :)
Nggak tau harus ngomong apa, saya senang sekaligus sedih. Senang karena kakak akhirnya telah menemukan imamnya, sedih karena mungkin saya sudah tidak bisa seperti dulu lagi ke kakak. Tapi yang pasti rasa senang dan bahagia sangay besar di hati ini. Congrat my brother you are the lucky man and very proud of you my olders sister. :)

Welcome brother. Nitip kakak ya, semoga menjadi keluarga teladan bagi yang lain, jadi keluarga sakinah mawaddah warahmah. :)
Nggak tau harus ngomong apa, saya senang sekaligus sedih. Senang karena kakak akhirnya telah menemukan imamnya, sedih karena mungkin saya sudah tidak bisa seperti dulu lagi ke kakak. Tapi yang pasti rasa senang dan bahagia sangay besar di hati ini. Congrat my brother you are the lucky man and very proud of you my olders sister. :)

Dec 9
Pas banget. Dan selalu ada alasan untuk semuanya.

Pas banget. Dan selalu ada alasan untuk semuanya.

Thought via Path

akhirulsyah:

Bismillah. Morgan!!

People need to wake up and realize that life doesn’t wait for you.. if you want something, get up and go after it. the journey will not be easy.. but the truth is, nothing in life worth having comes easy.. :)

*semoga segala aktivitas kita diniatkan ibadah.. ibadah itu berat karena hadiahnya surga, coba klo ringan.. hadiahnya kipas angin :))

have a fabulous day, everyone ;) – Read on Path.

Akhirnya bertemu juga sama yang namanya laut biru. heheheh. Bersih dan terjaga. Semoga tetap terawat seperti ini. Mari kita ikut membantu melestarikannya.

 # Bangka Island, what a beautiful moment here.

Kangen

akhirulsyah:

Tulisan ini adalah karya Samuel Mulia. Terbit di Kompas, 6 Oktober 2013. Karena itu, jika terasa biasa, katakan biasa saja.

Mulut boleh manis, suara hati siapa yang tahu. Itu pendapat saya melihat lumayan banyak yang mengirim pesan belakangan ini, yang mengatakan kalau mereka kangen dengan saya. Tetapi, hanya segelintir yang akhirnya benar membuktikan ucapannya itu.

Palsu I

Kemudian saya bertanya. Mengapa harus bermulut manis, mengumbar janji kalau pada akhirnya mereka tahu bahwa kerinduan itu sesungguhnya tidak ada. Kalau mereka berpikir ingin dianggap manis, saya kok merasa tidak menepati janji malah menjadi bumerang buat cita-cita mereka itu.

Saya sempat bertanya di dalam hati, memangnya ada manusia yang diciptakan hanya untuk bermulut manis saja, atau yang tercipta hanya untuk membuat perasaan orang lain menjadi kesal dan merasa dikadali?

Saya teringat seorang teman yang pernah mengirimkan pesan seperti ini. Appreciate other people’s feeling. For even though it means nothing to you, it could also be their everything.

Apakah manusia melakukan semuanya itu karena dengan menganggap mengirim pesan saja itu sudah cukup untuk menggambarkan kalau mereka memiliki perhatian kepada orang lain, dan menggambarkan bahwa mereka bukan makhluk yang antisosial, bukan manusia yang egois? Sehingga, cermin dari sebuah perhatian di zaman sekarang ini cukup berakhir hanya dengan mengirim pesan tanpa perlu dieksekusi?

Apakah kangen itu? Ini menurut saya. Kangen adalah sebuah perasaan yang timbul secara spontan dengan tingkat urgensi yang di atas rata-rata terhadap seseorang atau sesuatu. Kangen tak perlu diberi embel-embel dengan kata banget.

Karena, menurut saya, kangen itu sudah memiliki unsur desakan yang sangat kuat. Jadi kalau ditambah banget, akan terasa lebay meski umumnya demikian yang saya acap kali dengar, dan yang acap kali saya katakan. Apalagi, kalau perasaan itu sudah sampai ke ubun-ubun.

Jadi, kalau saya menerima pesan dengan kata kangen, berarti si pengirim pesan memiliki desakan yang sangat untuk berjumpa. Tetapi, kalau kangen yang mengandung unsur desakan yang kuat dan spontanitas itu baru dieksekusi seminggu kemudian, dan itu pun masih diberi embel-embel, ”ntar aku kabari lagi ya”, masihkah hal itu disebut kangen?

Palsu II

Saya mengalami sebuah pertemuan dengan manusia yang mengirim pesan kangen karena kami memang sudah lama tak berjumpa. Kami membuat janji ketemu di sebuah kafe kecil di bilangan Jakarta Selatan. Saat berjumpa pertama kali, kami berpelukan, dan duduk sambil memesan minuman dan makanan kecil.

Karena sudah lama tak berjumpa, saya mulai membuka percakapan dengan antusias dan sejuta pertanyaan kadang ditimpali cerita hidup saya. Apa yang terjadi? Manusia di depan saya asyik bersosial media sambil wajahnya melihat ke layar gadget-nya dan hanya mengangguk-angguk, dan sesekali mengucapkan kalimat, ”Oh… gitu ya. Gila ya…aduhh.”

Ia mengucapkannya pun sambil tak memandang wajah saya. Sesungguhnya ia sama sekali tak peduli dengan cerita itu, tak peduli dengan pertemuan itu, ia bahkan tak peduli dengan kata kangennya yang dikirimnya kepada saya beberapa hari lalu. Jadi sejujurnya saya ingin sekali bertanya kepadanya, benarkah ia memiliki rindu yang sangat?

Dalam kasus yang lain, seorang yang katanya kangen membombardir saya dengan cerita satu arahnya saat kami berjumpa. Sampai saya berpikir bahwa perjumpaan itu ternyata hanya untuk mengajarkan saya menjadi pendengar yang baik.

Seperti pernah saya katakan dalam tulisan saya beberapa minggu lalu mengenai menolong sesama, mending tak usah menolong kalau memang tak berniat menolong. Niat yang separuh itu tak menghasilkan apa-apa.

Maka, kalau saya tak memiliki rasa kangen sama sekali, sebaiknya tak usah membuat-buat perasaan merasa kangen. Seperti juga menolong, kangen itu bukan sebuah jalan pintas untuk meraih kesan kalau seseorang itu baik dan perhatian.

Kangen itu hanya perasaan, dan perasaan itu bisa dibuat-buat atau memang demikian adanya. Selama perasaan itu tidak dipraktikkan dengan benar, maka itu tak berarti apa-apa, itulah kangen yang palsu. Yang saya maksud dengan benar itu adalah, yaaa… kalau kangen itu tidak sambil bermain gadget dan hanya bersuara ”aduh… gila yaa… hebat… oh masak….”

Ini saran saya saja. Kalau suatu hari Anda merasa teman-teman tak merindukan Anda, tak ada pesan yang diterima dengan kata kangen dalam waktu yang lama, jangan sedih, bahkan jangan berprasangka yang tidak-tidak.

Anda harus bersyukur bahkan itulah saat yang tepat untuk Anda berbahagia karena Anda memiliki teman yang asli. Asli tak merindukan Anda. Itu jauh lebih baik dari pada Anda dikadali. Paling tidak, peristiwa macam itu mengingatkan Anda untuk tidak menjadi manusia yang senangnya mengadali perasaan orang.

Saya lupa apakah saya pernah menulis ungkapan ini sebelumnya atau tidak. Kalau sudah, tak apalah sekali lagi saya tuliskan. Begini ungkapan itu berbunyi, ”Dont fear the enemy that attacks you, but the fake friend that hugs you.”

Short trip but amazing experience.
Banyak hal dan pelajaran yang didapatkan, mulai dari hal kecil sampai yang tidak disangka. Semoga berkesempatan mengunjungi tempat-tempat lain.
HK16-08-13 ~ 19-08-13

Short trip but amazing experience.

Banyak hal dan pelajaran yang didapatkan, mulai dari hal kecil sampai yang tidak disangka. Semoga berkesempatan mengunjungi tempat-tempat lain.

HK16-08-13 ~ 19-08-13

i-soft14:

Nah klo sebelumnya pernah di upload foto ISEG0809, yang ini foto pengurus ISEG periode 2009 :D

i-soft14:

Nah klo sebelumnya pernah di upload foto ISEG0809, yang ini foto pengurus ISEG periode 2009 :D